Selasa, 16 Oktober 2012

Manfaat boneka



Ketika Argentum (anak Laki-laki) bermain boneka bersama Aurum (anak Perempuan – Kakaknya), muncul pertanyaan, “Bolehkan anak laki-laki bermain boneka?”
Ternyata jawaban yang muncul amatlah sederahana, yakni Boneka (Mainan Secara Umum) dapat berfungsi tidak hanya menghibur, tetapi juga mengasah perkembangan kemampuan anak.
Imajinasi dan kreativitas. Boneka adalah mainan yang dapat mengasah perkembangan emosional anak. Anak bisa memeluk, membelai atau mengajak bicara bonekanya. Boneka juga dapat memberi dukungan sosial pada anak; misalnya boneka dapat menjadi pelipur pada saat anak sedih, atau menenangkannya ketika sakit.
Bagi Aurum – Argentum, boneka itu hidup seperti dirinya. Melalui bonekanya Anda bisa mengajarkan banyak hal, misal untuk memperlakukan boneka dengan baik dan penuh saying, juga mengajarkan anak untuk tidak melakukan kekerasan dengan memintanya tak mengasari si boneka, memukul atau melempar boneka dengan suatu benda.
Selain itu bermain boneka dapat mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas anak. Selain itu koordinasi motorik halus anak pun terasah, misal anak mampu melepas dan memakaikan baju pada bonekanya.
Berikut sebagian aspek perkembangan yang terjadi ketika bermain boneka:
Manfat bermain boneka untuk Bayi
Boneka cepat menjadi objek kenyamanan favorit untuk bayi.
Boneka memungkinkan bayi untuk berlatih menggenggam benda dengan tangan mereka.
Boneka dengan tekstur yang berbeda dan warna, mainan kerincingan atau di dalam musik, memberikan stimulasi sensorik dan memungkinkan bayi mengalami sebab dan akibat.

Manfat bermain boneka untuk Balita
Dengan memakaikan pakaian dan memberi makan boneka, balita meningkatkan keterampilan motorik halus.
Mendorong boneka mereka di kereta bayi, mobil-mobilan, sepeda atau sejenisnya dan menempatkan mereka masuk dan keluar dari tempat tidur membantu mengembangkan koordinasi dan keterampilan motorik besar.
Dengan mengasumsikan peran dan berinteraksi dengan orang di sekitar mereka, balita mulai mengembangkan bahasa dan keterampilan sosial seperti berbagi dan membantu.

Manfat bermain boneka untuk anak prasekolah dan awal-anak usia sekolah
Mainan miniatur dari benda sungguhan missal orang – orangan, boneka, tempat tidur, kursi tinggi, kereta bayi dan banyak lagi – memberikan kesempatan bagi anak untuk mulai melihat tempat mereka sendiri di dunia dan mempelajari peran yang berbeda dari setiap orang.
Dengan mengasumsikan peran dan berinteraksi dengan anak lain, anak-anak prasekolah mengembangkan keterampilan bahasa dan sosial termasuk berbagi, kerjasama, membantu, dan pemecahan masalah.

Dengan merancang skenario sendiri , menerapkannya dikala bermain dan menempatkan boneka ke dalam situasi sesuai skenarionya, hal ini memungkinkan anak-anak untuk mengatasi situasi yang mungkin baru, misterius atau mengganggu mereka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar